Ketahui Apa itu Pendarahan Dalam, Gejala, dan Penyebabnya

Ketahui Apa itu Pendarahan Dalam, Gejala, dan Penyebabnya

selerabangsa.com – Tahukah Anda pendarahan tidak hanya ditunjukkan dengan mengalirnya darah dari tubuh yang terluka?

Ya, ada jenis pendarahan yang tidak menyebabkan keluar darah dari tubuh melalui luka yang disebut dengan pendarahan dalam.

Artikel ini akan membahas apa itu pendarahan dalam, gejala, serta penyebabnya.

Apa itu pendarahan dalam?

Dilansir dari Verywell Health, pendarahan dalam adalah pendarahan yang terjadi di dalam jaringan, organ, atau rongga di dalam tubuh.

Pendarahan dalam atau disebut juga sebagai pendarahan internal tidak menyebabkan darah keluar melalui luka terbuka, namun dapat terkumpul di dalam tubuh.

Pendarahan internal bisa terjadi secara tiba-tiba dan cepat disertai rasa sakit yang luar biasa.

Selain itu, pendarahan dalam juga dapat terjadi secara lamban tanpa disadari seseorang hingga dirinya kehilangan darah total.

Pendarahan dalam merupakan kondisi darurat medis yang bisa menyebabkan seseoranga kehilangan nyawa.Karena itu, kita perlu mengetahui apa itu pendarahan dalam, gejala, dan penyebabnya.

Gejala pendarahan dalam

Dilansir dari Healthline, ada beberapa tanda-tanda atau gejala pendarahan dalam , yaitu:

  • Mati rasa
  • Sakit kepala
  • Sulit berbicara, sulit menelan
  • Gangguan penglihatan dan pendengaran
  • Penurunan kesadaran
  • Sakit perut
  • Sesak napas
  • Dada sakit
  • Mual, muntah
  • Urine terkontaminasi darah
  • Tinja berwarna hitam
  • Sendi terasa nyeri dan membengkak
  • Tekanan darah rendah
  • Detak jantung cepat
  • Lemah, lesu
  • Mengenali gejala pendarahan dalam dapat membantu Anda menyadari lebih dini terkait penyakit tersebut.

Anda juga dapat segera ke dokter untuk mengetahui seberapa parah pendarahan dalam serta penyebabnya.

Penyebab pendarahan dalam

Penyebab perdarahan internal sangat beragam, mulai dari trauma hingga penyakit tertentu.

  • Trauma

Trauma adalah salah satu penyebab perdarahan internal yang paling umum. Ada beberapa jenis trauma yang bisa menyebabkan pendarahan dalam, yaitu:

  1. Trauma tajam: cedera yang timbul saat sebuah benda tajam menembus kulit dan memasuki jaringan tubuh, menimbulkan luka terbuka.
  2. Trauma tumpul: trauma fisik pada anggota tubuh, yang disebabkan oleh tabrakan, luka atau serangan fisik yang tidak melibatkan benda tajam yang menembus kulit.
  3. Deselerasi (cedera perlambatan): biasanya terjadi pada kecelakaan mobil yang menyebabkan pembuluh dan organ pecah atau terlepas satu sama lain.
  4. Patah tulang: beberapa jenis patah tulang dapat menyebabkan seseorang kehilangan banyak darah, misalahnya patah tulang lengan, tungkai, dan panggul. Pecahan tulang juga bisa merobek pembuluh darah.
  • Aneurisma

Aneurisma adalah tonjolan pada pembuluh darah yang disebabkan oleh kelemahan pada dinding pembuluh darah

Aneurisma dapat terjadi di pembuluh darah mana pun. Namun, kebanyakan terjadi di otak (aneurisma serebral), dada, dan perut.

  • Gangguan Perdarahan

Gangguan perdarahan seperti hemofilia dapat memicu seseorang mengalami pendarahan internal. Hal ini karena darah susah membeku akibat kekurangan trombosit.

  • Konsumsi obat-obatan tertentu

Penggunaan obat-obatan tertentu secara berlebihan dapat menyebabkan pendarahan internal, terutama jika Anda menderita tukak lambung atau kondisi lain yang menyebabkan perdarahan lambung.

Berikut beberapa obat yang memicu pendarahan dalam:

  1. Pengencer darah seperti warfarin atau plavix (clopidrogel)
  2. Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti aspirin dan ibuprofen

Penyebab umum perdarahan internal termasuk trauma, aneurisma, dan gangguan perdarahan (hemofilia).

Penggunaan obat-obatan tertentu secara berlebihan juga dapat menjadi penyebab pendarahan dalam .

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.