Bagaimana Cara Menyikapi Virus Corona di Masa Pandemi

Fenomena wabah virus Covid-19 yang muncul di awal tahun 2020 memang membuat semua orang panik dan khawatir di Indonesia bahkan di seluruh dunia dan kita sebagai masyarakat tentu harus mengikuti cara menyikapi virus corona.

Bagaimana tidak panik karena virus yang muncul pertama di China tepatnya di kota Wuhan ini telah memakan korban hingga 2600 nyawa yang menginfeksi orang hingga 80.000 jiwa.

Tentu kehadiran virus baru ini belum ada obatnya ataupun vaksinnya sehingga seluruh dunia menjadi panik dan berusaha untuk tidak menyebarkannya lebih luas. 

Di Indonesia sendiri awalnya tidak menemukan virus ini menjangkit orang Indonesia. Sehingga Presiden Jokowi mengumumkan bahwa tidak perlu panik. Namun begitu pandemi ini perlu untuk di waspadai, berikut cara menyikapi virus corona :

Menyikapi Virus Corona Dengan Cara Mengendalikan Kepanikan

Siapa yang tidak panik di tengah wabah virus corona yang memang sedang menyebar ke seluruh dunia termasuk Indonesia. Karena banyak informasi yang beredar bahwa virus ini sangatlah berbahaya yang bisa membuat orang yang terjangkit sangat menderita hingga kematian.

Kepanikan ini membuat orang menjadi paranoid yang mana menghubung-hubungkan gejala penyakit ringan dengan gejala virus covid-19 ini. 

Dalam menyikapi virus corona ini tentu kita harus mengetahui gejala awal virus corona seperti demam, batuk kering, sakit tenggorokan hingga sulit bernafas. 

Sementara gejala panik sendiri seperti detak jantung yang berdetak kencang, berkeringat, mual, pusing, nyeri pada dada, sesak nafas, menggigil, panas, dan lainnya.

Gejala kondisi kepanikan ini sering dikaitkan oleh gejala virus corona yang membuat banyak orang khawatir dan paranoid. 

Jika Anda sendiri mengalami kepanikan tersebut alangkah baiknya Anda meningkatkan antibodi tubuh Anda. Karena antibodi merupakan senjata utama untuk menghadapi virus. 

Apabila Anda sudah memahami konsep dasar dari virus dan cara melawannya maka Anda tidak merasa panik lagi. 

Ada banyak cara untuk meningkatkan antibodi tubuh Anda seperti menerapkan hidup sehat hingga mengkonsumsi multivitamin seperti vitamin C.

Waspada Bila Muncul Gejala Batuk, Pilek, Sakit Tenggorokan, Demam Disertai Kesulitan Bernafas.

Cara  menyikapi virus corona berikutnya adalah dengan mewaspadai munculnya gejala penyakit ringan seperti demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan. Berikut adalah beberapa gejala penyakit ringan yang perlu Anda waspadai :

Demam 

Dilansir dari CNN bahwa demam ini merupakan gejala utama seseorang yang terjangkit virus corona. Para ahli mengungkapkan orang yang terjangkit virus corona bisa memiliki suhu tubuh hingga 37.7 derajat Celcius atau lebih. 

Namun dr John Williams, Kepala Divisi Penyakit Menular Anak di Rumah Sakit Anak Pittsburgh University Medical Center of Pittsburgh mengatakan bahwa 37,2-37,5 derajat Celcius belum disebut dengan demam.

Untuk mengukur suhu tubuh sebaiknya dilakukan pada sore hari karena biasanya suhu tubuh akan meningkat pada sore hari jika tubuh mengalami demam.

Batuk 

Selain demam ada juga gejala ringan yang tidak bisa diabaikan yakni batuk. Tetapi untuk orang yang terjangkit virus corona batuk ini bukan sembarang batuk. 

Seorang profesor kedokteran pencegahan dan penyakit menular di Vanderbilt University School of Medicine di Nashville, Tennessee Dr William Schaffner mengatakan bahwa batuk kering akibat terinfeksi virus corona meliputi rasa nyeri di dada.

Selain itu batuk ini juga disertai dengan radang saluran bronkial atau iritasi. 

Sulit bernapas 

Dalam menyikapi corona selain batuk adalah sulit bernafas. Merasakan kesulitan bernafas juga menjadi gejala orang yang terinfeksi virus corona yang perlu Anda waspadai.

Sesak nafas ini bisa muncul tanpa harus disertai batuk. Apabila dada terasa sempit seolah-olah tidak bisa bernafas cukup dalam, ini bisa pertanda bahwa Anda harus cepat bertindak.

Tanda lainnya selain nyeri pada dada adalah bibir dan wajah yang kebiruan, hal ini menunjukan 

Tanda lainnya yakni bibir atau wajah menjadi kebiru-biruan, yang menunjukkan kekurangan oksigen dan kebingungan mental mendadak. 

Sakit kepala dan flu 

Menyikapi corona selanjutnya adalah sakit kepala dan flu, biasanya sakit kepala ini dikarenakan oleh masalah pencernaan, kelelahan, sakit tubuh. Namun gejala lain biasanya disertai dengan pilek, sakit tenggorokan dan bersin.

Para ahli mengungkapkan  bahwa kemungkinan besar seseorang yang sakit kepala yang disertai dengan demam dan batuk hanya terserang flu biasa.

Adapun salah satu yang memungkinkan seseorang infeksi Covid-19 adalah jika muncul gejala sulit bernafas atau sesak nafas yang tidak kunjung sembuh selama seminggu atau malah kondisi semakin memburuk.

Anosmia 

Ada penemuan baru dari American Academy of Otolaryngology-Head and Neck Surgery yang telah mengidentifikasi ada gejala aneh yang mungkin terjadi pada pasien Covid-19.

Dalam sebuah pernyataan di situs mereka, para peneliti mengungkapkan bahwa ada gejala anosmia yang artinya indra penciuman berkurang, dan dysgeusia atau kurang rasa yang diidentifikasi menjadi tanda-tanda seseorang positif virus corona.

Hilangnya indera penciuman sudah lama diketahui dalam literatur medis yang bisa disebabkan dengan infeksi pernafasan yang disebabkan oleh virus corona jenis lain. 

Menyikapi Virus Corona Dengan Cara Pola Hidup Sehat

Cara menyikapi virus corona yang lain adalah dengan cara menerapkan pola hidup sehat. Apa saja sih cara untuk menerapkan pola hidup sehat? Simak beberapa pernyataan berikut :

  1. Rajin mencuci tangan dengan air dan juga sabun antiseptic secara merata atau minimal 20 detik. Usahakan mencuci tangan setelah memegang barang-barang di fasilitas umum, sebelum makan atau minum.
  2. Usahakan jangan biasakan untuk memegang muka, mulut, hidung atau mata sebelum mencuci tangan Anda.
  3. Gunakan masker pada saat keluar rumah.
  4. Usahakan menutup mulut menggunakan tisu pada saat bersin.
  5. Makan dan minum yang bergizi untuk meningkatkan antibodi tubuh untuk melawan penyakit atau virus termasuk virus Covid-19.
  6. Lakukan istirahat yang cukup.
  7. Jangan mengkonsumsi alkohol, merokok, dan konsumsi hal yang dapat menurunkan imunitas tubuh Anda.
  8. Lakukan olahraga secara rutin dan cukup.

Menyikapi Virus Corona Dengan Cara Hindari Kontak Dengan Pasien Yang Diduga Terinfeksi Covid-19

Cara  menyikapi virus corona yang terakhir adalah hindari kontak langsung dengan pasien yang memang sudah positif akan terinfeksi Covid-19. 

Sebenarnya tidak hanya dengan pasien yang sudah positif Covid-19 saja. Saat ini pemerintah juga sudah mengharuskan setiap masyarakat untuk social distancing atau jaga jarak minimal dua meter dengan orang lain.

Social distancing ini bertujuan agar memperkecil penyebaran virus corona yang disebarkan lewat droplet pada saat pasien bersin atau batuk. Biasanya jangkauan droplet atau percikan ini akan menyebar sejauh satu meter tergantung kondisi lingkungan.

Selain jaga jarak secara fisik, peralatan atau barang-barang pribadi Anda juga harus dipisahkan dengan barang milik orang lain.

Contohnya saja peralatan makan dan juga ruang makan, hal ini terdengar sepele namun tahukah Anda bahwa menyikapi virus corona ini berpotensi terjadinya penyebaran virus lewat droplet.

Selain barang, ada juga benda-benda umum yang harus dihindari untuk dipegang. Misalnya gagang pintu kendaraan umum, hingga hal sepele seperti plastik bungkus makanan sekalipun sebaiknya di semprot dengan hand sanitizer atau disinfektan.

Hindari tempat ramai, ya tempat yang ramai atau berkerumun otomatis tidak ada jarak sama sekali hingga virus covid-19 mudah sekali menyebar dengan cepat.

Demikian lagi cara menyikapi virus corona yang mungkin bisa membantu Anda terhindar dari infeksi virus corona ini. Tetap semangat untuk hidup sehat dan jangan panik.

Leave a Comment